Kupas Tuntas Perbedaan Startup Unicorn, Decaron, Hectocorn

October 2, 2022by Admin dua0
WhatsApp-Image-2022-10-02-at-6.18.59-AM.jpeg

Startup merupakan sebuah perusahaan yang masih dalam proses perintisan dan pengembangan. Usia dari perusahaan ini biasanya masih cukup muda, tapi sudah berbasis digital. Seiring berkembangnya teknologi, kini muncul istilah Unicorn, Decacorn, Hectocorn. Apa perbedaanya? Mari simak informasi selengkapnya di bawah ini.

Perbedaan Unicorn, Decacorn, Hectocorn

Istilah Unicorn, Decaron, Hectocorn ini muncul sebagai bentuk tingkatan prestasi yang dicapai oleh perusahaan startup. Berikut penjelasan lengkapnya!

1. Unicorn

Mungkin yang Anda tahu Unicorn itu merupakan spesies kuda putih mitologi yang memiliki satu tanduk di kepalanya. Istilah tersebut memang dianalogikan dengan kuda putih mitologi ini. Perusahaan startup yang menyandang gelar Unicorn, artinya sudah memiliki nilai valuasi mencapai USD$1 Juta atau jika dirupiahkan setara dengan Rp14 triliun.

Dianalogikan demikian karena perusahaan startup dengan valuasi sebanyak itu bisa terbilang sangat langka bahkan terdengar mustahil. Julukan ini mulai dikenalkan oleh Aileen Lee, yang merupakan pendiri perusahaan investasi Cowbot Ventures. 

Di Indonesia sendiri, sudah terdapat beberapa perusahaan startup yang berhasil mencapai level ini. Contoh Unicorn startup Indonesia, yaitu Tokopedia, Bukalapak, OVO, dan Traveloka. Setelah berhasil mencapai level ini, mereka berkesempatan naik ke level berikutnya.  

2. Decacorn

Decacorn merupakan level kelanjutan dari Unicorn. Istilah ini merupakan gabungan dari kata ‘deka’ yang artinya angka 10, dan ditambah dengan akhiran dari kata Unicorn. Dengan demikian, decacorn memiliki arti perusahaan startup yang memiliki nilai valuasi 10 kali lipat dari Unicorn, yakni mencapai US$10 miliar.

Gojek merupakan perusahaan startup Decacorn Indonesia pertama yang sudah mencapai level ini sejak tahun 2019. Sementara itu, di Asia sudah terdapat beberapa perusahaan yang berhasil mencapai level ini, diantaranya Toutiau (Bytedance), Grab, DJI Innovations, dan masih ada 7 perusahaan lainnya. 

Baca Juga: Mengenal Funding Startup dan Level Pendanaannya

3. Hectocorn

Level yang lebih tinggi dari kedua level sebelumnya yaitu Hectocorn. Level ini akan disandang oleh perusahaan yang berhasil mencapai valuasi perusahaan hingga US$100 miliar. Saat ini, ada banyak perusahaan yang sudah berhasil mencapai valuasi tersebut. Akan tetapi mereka tidak dapat mendapat gelar ini karena bukan perusahaan rintisan. Gelar ini hanya bisa didapatkan oleh perusahaan startup yang masih dalam tahap pengembangan. 

Hingga saat ini, belum ada perusahaan Indonesia yang berhasil mencapai level ini. Saat ini, hanya ada satu perusahaan Hectocorn di dunia, yaitu Ant Financial yang juga dikenal dengan Alipay. Perusahaan ini merupakan startup yang berafiliasi dengan Alibaba Group. 

Melihat betapa sulitnya perusahaan startup untuk sampai pada level ini, Johnny G. Plate yang merupakan Menteri Komunikasi dan Informatika berencana memberikan motivasi pada perusahaan-perusahaan rintisan agar bisa bergegas mencapai level tersebut. Hal ini akan memberikan dampak positif berupa peningkatan strata ekonomi digital di Indonesia. 

Itu dia beberapa perbedaan Unicorn, Decacorn, Hectacorn yang bisa kami sampaikan. Bagaimana dengan bisnis Anda? Sudah mulai bersaing dengan perusahaan startup lainnya?

Admin dua


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Send this to a friend